Powered by Blogger.
Latest Post

Faisal Basri Sebut Paloh, Ical, dan Luhut TIdak Boleh Ikut Masuk ke BUMD Migas

Written By Admin on Wednesday, June 17, 2015 | 10:39 AM

Mantan ketua tim reformasi tata kelola migas Faisal Basri menegaskan, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di sektor migas tidak boleh diganggu gugat dalam mengerjakan proyek.

Dalam hal ini, seluruh proyek BUMD di dalam negeri tidak boleh dimasuki pihak swasta. "BUMD daerah tidak boleh ada swasta yang masuk dan akhirnya mengambil harapan kita," ujar Faisal Basri di The 39th Indonesia Petroleum Association (IPA) Convention and Exhibition, di JCC, Kamis (21/5/2015).

Faisal dengan tegas menyebutkan banyak pejabat di lingkungan istana bisa masuk menyusup ke proyek-proyek migas yang dikerjakan BUMD. Faisal menyebutkan mulai dari Surya Paloh, Aburizal Bakrie (Ical), sampai Luhut Panjaitan tidak boleh masuk ke proyek BUMD migas.

"Ada Surya Paloh, Aburizal Bakrie, Luhut Panjaitan. BUMD kita harus dipagari benar," ungkap Faisal.

Senada dengan Faisal Basri, Ketua Komite Eksplorasi Nasional Adang Bachtiar menyebutkan, sektor migas di dalam negeri sulit berkembang karena pengaruh politik dan orang-orang di dalamnya.

"Hambatannya politik, ada kepentingan-kepentingan politik tadi sudah disebut Faisal Basri ada Suraya Paloh dan Ical," ujar Adang Bachtiar.


sumber

Faisal Basri: Jokowi Lebih Neolib Dibanding SBY



Mantan Ketua Tim Reformasi Tata Kelola Migas Faisal Basri saat mendatangi Bareskrim Polri, Kamis (21/5/2015).

Mantan Ketua Tim Reformasi Tata Kelola Migas Faisal Basri menilai Presiden Joko Widodo (Jokowi) menganut paham neoliberalisme yang lebih parah daripada Presiden RI sebelumnya, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Pasalnya, menurut dia, pada era pemerintahan Presiden Jokowi, harga BBM bersubsidi diserahkan pada mekanisme pasar yang berdampak gonjang-ganjing terhadap perekonomian dan komoditas lainnya.

"Enggak salah Pak Jokowi disebut neolib, lebih neolib daripada SBY," ujar Faisal Basri di Habibie Center, Senin (15/6/2015).

Faisal Basri pun tidak percaya dengan jargon yang dikumandangkan Kabinet Kerja mengenai Nawacita saat ini. Sebab, Faisal menilai pemerintah yang bertanggung jawab tidak akan melemparkan harga BBM mengikuti fluktuasi.

"Nawacita apa kalau gitu? Negara harus terus hadir," ungkap Faisal.

Faisal menyarankan pada saat harga BBM turun, pemerintah harus mengambil ruang fiskal yang ada untuk tabungan.

Alhasil, saat harga BBM naik, ada tabungan anggaran fiskal yang menahan peningkatan harga. "Tabungan dipakai waktu harga naik secara otomatis," papar Faisal.

Faisal menambahkan, saat ini pemerintah semena-mena mengambil kebijakan dan keputusan menaikkan harga BBM bersubsidi.

Akibatnya, masyarakat dan pelaku industri khawatir sewaktu-waktu akan terjadi kenaikan harga BBM bersubsidi.

"Kalau diserahkan pasar jadi kayak roller cosster (harga BBM bersubsidi). Pemerintah bukan model ugal-ugalan seperti ini," kata Faisal.


sumber

Rupiah Makin Terpuruk, Dekati Rp 13.400 per Dollar AS

Written By Admin on Friday, June 12, 2015 | 1:26 PM

Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada awal perdagangan, Senin (8/6/2015), makin terpuruk hingga titik terendah dalam 17 tahun terakhir.

Di pasar spot, Senin pagi ini, seperti ditunjukkan data Bloomberg, mata uang Garuda ini dibuka melorot ke posisi Rp 13.382 per dollar AS dibanding penutupan sebelumnya, yakni 13.290.
Rupiah pada awal pekan ini masih dibayangi tekanan pelemahan. Sentimen internal maupun eksternal siap menekan rupiah lebih dalam.

"Tekanan pelemahan rupiah dan SUN berpeluang bertambah hari ini menyusul dua berita buruk, yakni angka cadangan devisa Indonesia yang kembali turun serta indikator tenaga kerja AS yang naik melebihi harapan," demikian hasil Riset Samuel Sekuritas Indonesia pagi ini.

Rupiah masih dalam tekanan hingga Jumat (5/6/2015) pekan lalu seiring dengan masih naiknya yield SUN mengikuti sentimen global. Selisih yield SUN 10 tahun dengan US Treasury 10 tahun masih bertahan di atas 600 basis poin.

Dari eksternal, kenaikan yield Bund Jerman masih terjadi. Hal ini menandakan optimisme yang bertahan di Zona Euro meskipun di tengah kemungkinan Yunani yang gagal membayar utang. Namun, euro gagal menguat setelah angka pertambahan tenaga kerja non-pertanian AS naik tajam sehingga mendorong kenaikan indeks dollar AS dan US Treasury secara bersamaan.

Hal itu ikut terdorong naiknya harapan kenaikan suku bunga the Fed menjelang FOMC meeting pada 16-17 Juni mendatang. Angka neraca perdagangan Tiongkok pagi ini diperkirakan memburuk.

sumber

BCA Edukasi Anak TKI untuk Menabung

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) berupaya mewujudkan komitmennya untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat. Kali ini, BCA menyelenggarakan edukasi literasi keuangan bertema “Rajin Menabung” kepada anak-anak keluarga Tenaga Kerja Indonesia di Sukabumi, Jawa Barat. 

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) berupaya mewujudkan komitmennya untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat.

Kali ini, BCA menyelenggarakan edukasi literasi keuangan bertema “Rajin Menabung” kepada anak-anak keluarga Tenaga Kerja Indonesia di Sukabumi, Jawa Barat.

Hadir dalam edukasi ini Kepala Kantor Cabang Utama (KCU) BCA Sukabumi Hianni dan Kepala Sekolah SDN 02 Segaranten Teteh Pardiawati.

“BCA menyadari bahwa pendidikan finansial perlu dilakukan sejak dini.
 Meskipun mungkin saat ini anak-anak tersebut belum memiliki penghasilan sendiri, namun setidaknya mereka perlu belajar mengelola keuangan secara sederhana, yaitu mengelola uang saku yang diberikan oleh orang tua.

Melalui edukasi menabung ini, kami ingin menunjukkan kepada masyarakat, khususnya anak-anak bahwa menabung merupakan aktivitas yang sederhana dan berguna bagi masa depan,” kata Hianni dalam rilis yang diterima Tribun, Rabu (10/6/2015). (*)

sumber

Plt Ketua KPK Taufiqurrahman akan Kembali Jabat Komisaris Utama BJB

                                      Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan yang akrab disapa Aher

Pelaksana tugas pemimpin Komisi Pemberantasan Korupsi Taufiqurrahman Ruki pada bulan Oktober nanti dipastikan akan kembali menjabat sebagai Komisaris Utama Bank Jabar Banten (BJB).

Hal ini juga berkaitan dengan berakhirnya masa jabatan Taufiqurrahman sebagai Plt pemimpin KPK.

"InsyaAllah (Taufuqurrahman) mau balik lagi ke sini (BJB)," kata Gubernur Jaw Barat Ahmad Heryawan usai acara RUPS Bank BJB di Trans Luxury, Jumat (29/5).

Ia mengaku pihaknya sudah meminta Taufiqurrahman untuk kembali menjadi komisaris utama BJB. Karena dengan kembalinya Taufiqurrahman, ia menilai jajaran komisaris dan direksi akan semakin lengkap.

"Sudah oke, kita minta dengan sangatn BJB oke, gubernur oke,Pak Taufiq oke," katanya.

Seperti yang sudah di beritakan, Taufiqurrahman sebelumnya pernah menjabat sebagai Komisaris Utama BJB. Namun Taufiqurrahman diminta untuk menjadi plt pemimpin KPK.

Saat ini jajaran dewan komisaris BJB terdiri dari Komisari dijabat oleh Muhadi, sementara Komisaris Independen dijabat oleh Yayat Sutaryat, Klemi Subiyantoro, dan Rudhyanto Mooduto.

sumber

Pengosongan Kios Batal karena Bentrok dan Aksi Lempar Batu

                                           Pedagang di Stasiun Timur melawan pembongkaran. 

Rencana pengosongan kios dan rumah tinggal di Jalan Stasiun Barat batal karena warga menolak digusur, Kamis (11/06/2015).

Joko Suprianto perwakilan warga menegasan menolak pengosongan lahan karena warga merasa memiliki. "Kami sudah tinggal di stasion Barat lebih dari 50 tahun, sekarang mau digusur begitu saja jelas kami menolak," ujar Joko.

Akibat penolakan terjadi bentrok fisik antara petugas PT KAI dengan warga. "Tiga warga luka yaitu Budi, Maman, dan Budi harus masuk rumah sakit karena luka cukup parah terlempar batu," ujar Joko.

Sementara itu humas PT KAI Daop II Zunerfin mengatakan, petugas PT KAI juga ada luka karena bentrok. "Marpaung, cucu dan Idris luka terlempar batu dan pukulan.

Kami sudah berusaha tak ada kontak fisik tapi warga lempar batu, terus batu spontan dilempar kembali ke warga," ujar Zunerfin

sumber 

Wagub Jabar akan Wara Wiri di Tv Jadi Bintang Iklan selama Ramadan

Di tengah kesibukannya sebagai Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar mengaku masih laku sebagai bintang iklan. Apalagi menjelang bulan Ramadan, wajah pria yang akrab disapa Demiz ini bakal menghiasi berbagai iklan di televisi.

"Iklan ada empat, produk pasta gigi, larutan penyegar, sosis sama sarung," kata Demiz di Gedung Sate, Kamis (11/6).

Demiz menuturkan iklan tersebut sebagian merupakan iklan lama yang ia bintangi dan diperpanjang kontraknya. Namun ia mengakui ada pula beberapa tawaran baru yang memintanya menjadi bintang iklan suatu produk.

"Dari 11 iklan kan tujuh udah selesai kontraknya, nah yang empat ini yang diperpanjang," ujarnya.

Disinggung mengenai pandangan publik terkait pemimpin daerah yang masih tetap syuting, Demiz mengaku tidak mempermasalahkan.

Ia menyebut, cara ini justru efektif agar masyarakat Jabar mengetahui dan mengenal siapa pemimpin mereka. "Gak apa-apa, kalau dimaki orang, dosa saya ilang berarti kan.

Lagipula ini efektif, biar masyarakat kenal pemimpinnya. Daripada bikin billboard, buang duit berapa banyak, ini kan lebih hemat gak pake APBD," kata Demiz.

sumber
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Metro Bandung - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger