Powered by Blogger.
Latest Post

Pemerintahan Jokowi Diminta Waspadai "Matsuzaki Club"

Written By Admin on Saturday, October 25, 2014 | 11:32 AM



Pemerintahan Jokowi diminta untuk mewaspadai kepentingan bisnis Jepang yang terselip di antara kabinet yang akan disusun.

Pengamat ekonomi-politik Global Future Instutute (GFI) Hendrajit mengatakan, orang-orang di sekeliling Jokowi merupakan kader Matsuzaki Club. Mereka inilah, kata dia, orang-orang yang membuat dominasi Jepang dalam perekonomian Indonesia sangat besar.

"Mereka ada di sekitar Jokowi, namun tidak ada di di kelompok ARB (Aburizal Bakrie)," ujarnya, Jumat (24/10/2014). Namun demikian, dia tidak secara spesifik menyebutkan orang yang dimaksud.

Dalam kesempatan itu, pengamat ekonomi Ichsanudin Noorsy menambahkan, figur yang ditempatkan sebagai Menteri BUMN suka tidak suka harus mengerti soal perang bisnis. Caranya, kata dia, dengan mengoptimasi aset-aset BUMN baik aset produktif maupun aset non-produktif.

Sementara itu dimintai pendapat soal nama Rini Soemarno yang diberi tanda merah oleh KPK, Ichsanudin tidak memikirkan hal itu. "Saya enggak lihat (siapa) Rininya. Saya lihat BUMN-nya (kalau di bawah Rini)," kata dia.

Ichsanudin menyebut, sejak ARB menjabat Menko Perekonomian, ada satu gagasan yakni menarik relasi antara BUMN dengan korporasi dan koperasi. "Sayangnya, itu tidak dilakukan. Nah ini opportunity-nya ada di Jokowi," imbuhnya.


sumber 

Kisah Theresa Corbin, Seorang Feminis yang Masuk Islam karena Penasaran

Usianya masih 21 tahun saat dia memutuskan untuk menjadi seorang mualaf. Usia yang relatif muda bagi seorang perempuan yang berani mengambil keputusan untuk pindah agama. Dia adalah Theresa Corbin.

Seorang feminis yang berasal dari Baton Rouge, Louisiana.

Kepada CNN dalam sebuah artikel, Corbin menceritakan kisahnya saat memutuskan menjadi seorang mualaf dan perjalanan hidupnya sebagai seorang muslimah. Corbin menjadi Mualaf pada November 2001, atau dua bulan setelah tragedi runtuhnya Gedung World Trade Center pada 9 September 2001.

Menurut dia, saat itu adalah waktu yang buruk untuk menjadi seorang Muslim. Namun, setelah empat tahun mempelajari Islam, dia memutuskan untuk mengambil risiko. Corbin merupakan perempuan yang dilahirkan dari keluarga Katolik dan ateis.

Perjalanannya menuju Islam dimulai saat dia berusia sekitar 15 tahun. Saat itu, dia memiliki pertanyaan mengenai iman yang diyakininya. Dia mulai menanyakan mengenai hal tersebut kepada guru dan pendeta-pendeta, tetapi jawaban dari mereka tidak memuaskan Corbin.

Setelah bertanya tentang segala sesuatu yang telah dia pelajari untuk menjadi sebuah kebenaran, serta menggali melalui retorika, sejarah, dan dogma, Corbin menemukan sesuatu hal yang berbeda tentang Islam. Dia belajar bahwa Islam bukanlah budaya atau sekte yang sesat. Islam juga tidak dapat disebut mewakili satu bagian dari dunia, tetapi seluruh dunia.

"Saya menyadari Islam adalah agama dunia yang mengajarkan toleransi, keadilan, dan kehormatan serta memperkenalkan kesabaran, kerendahan hati, dan keseimbangan," ucap Corbin.

Ketika dia mempelajari tentang keimanan di Islam, dia sangat senang karena menemukan fakta bahwa Islam mengajarkan pemeluknya untuk menghormati semua nabi, termasuk dari Nabi Musa, Nabi Isa, dan Nabi Muhammad. Islam mengajarkan manusia untuk menyembah satu Tuhan dan bertingkah laku dengan tujuan menjadi manusia yang lebih baik.

Corbin sangat tertarik dengan Islam setelah mendengar seruan tentang kecerdasan dan sikap berbesar hati yang disabdakan oleh Nabi Muhammad. Seruan itu berbunyi, "Pengetahuan adalah wajib bagi setiap Muslim, baik laki-laki atau perempuan."

Dia terkejut tentang ilmu pengetahuan dan rasionalitas yang dimiliki oleh pemikir-pemikir Muslim, seperti Al-Khawarizmi yang menemukan aljabar, Ibnu Firnas yang mengembangkan mekanisme penerbangan sebelum Leonardo da Vinci, dan Abu al-Qasim al-Zahrawi, yang merupakan ayah dari operasi modern.

"Di sini (Islam), agamalah yang memberitahu saya untuk mencari jawaban dan menggunakan kecerdasan saya untuk mempertanyakan dunia di sekitar saya," ucap Corbin.

sumber

Islam Telah Pertemukan Corbin dengan Jodohnya


Islam telah membawa Theresa Corbin (21) seorang mualaf asal Baton Rouge, Louisiana, menemukan jodohnya. Sebelum menjadi mualaf, dia mengaku pernikahannya diatur oleh keluarganya.

Kini, setelah masuk Islam, dia bisa hidup bahagia bersama suami yang seagama dengannya. "Tidak setiap muslim dapat menemukan jodoh dengan cara seperti ini, dan aku tidak selalu memandang hal ini hanya untuk kehidupanku. Tapi aku senang Islam memberiku pilihan ini," ucap Corbin dalam pengakuannya kepada CNN.

Awalnya ketika Corbin memutuskan untuk memeluk Islam pada tahun 2001, dia merasa itu bukan waktu yang tepat untuknya menjadi seorang muslim. Dia merasa terisolasi, terasing dan ditolak oleh masyarakat.

Hal itu mendorong dia untuk ingin membangun keluarga sendiri.

Sebelum masuk Islam, dia sudah pernah mencoba untuk membangun hubungan yang serius dengan beberapa laki-laki. Namun dia selalu menemukan pria dengan tipe yang tidak diharapkan di negaranya.

Sebagai seorang perempuan yang baru memeluk agama Islam, dia tahu ada cara yang lebih baik untuk mencari cinta dan membangun sebuah hubungan yang akan berlangsung seumur hidup. Akhirnya Corbin memutuskan untuk membangun hubungan yang serius, dan langkah yang harus ditempuh adalah dengan menemukan satu laki-laki yang tepat.

"Aku inginkan pernikahan," ucap Corbin.

Corbin memutuskan untuk mencari pria yang juga seorang mualaf. Akhirnya setelah beberapa waktu mencari, dia menemukan seorang pria mualaf yang saat ini telah menjadi suaminya.

Kini Corbin dan suaminya telah membangun rumah tangga selama 12 tahun dan hidup bahagia.

"Aku kini menemukan seseorang yang ada dimanapun aku berada, dan ikut kemanapun aku ingin pergi," ucap Corbin.

sumber


 

Dokter Australia Sukses Cangkok Jantung yang Sudah Tak Berdetak


Untuk pertama kalinya di dunia, para dokter di Australia berhasil melakukan cangkok jantung yang sudah tidak berdetak lagi, yang menurut mereka akan membuka paradigma baru soal donor organ, khususnya jantung.

Direktur Eksekutif Institut Victor Chang, Sydney, Profesor Bob Graham, mengatakan, teknik yang baru dikembangkan ini bisa menyelamatkan 20 sampai 30 persen orang yang mengalami masalah jantung.

Para dokter di Rumah Sakit St Vincent, Sydney, berhasil mencangkokkan sebuah jantung yang sudah berhenti berdetak selama 20 menit.
Jantung itu dihidupkan kembali dengan sebuah alat pacu dan kemudian disuntik dengan cairan yang dikembangkan para peneliti di rumah sakit tersebut dan Pusat Penelitian Jantung Victor Chang selama 12 tahun.

Kepada stasiun televisi ABC dalam acara The World Today, Professor Graham mengatakan, dalam banyak kasus, jantung yang disumbangkan biasanya berasal dari mereka yang otaknya sudah tidak berfungsi, tetapi jantung masih berfungsi menggunakan ventilator. Artinya jantung itu masih berdetak ketika dicangkokkan.

Dengan adanya teknik ini, lebih banyak jantung lagi yang bisa digunakan untuk operasi pencangkokan.

Profesor Graham mengatakan, korban yang sudah kehilangan fungsi otak antara 90-95 persen pada umumnya akan mengalami gagal jantung, ginjal, dan hati yang bisa berlangsung dalam bilangan jam sampai hari.

"Yang terjadi adalah bila ada seorang pasien yang otaknya sudah hampir tidak berfungsi, tinggal sedikit saja, sehingga mereka tidak bisa dikatakan mati," kata Graham.

"Bila keluarganya setuju agar mesin pembantu dimatikan, kemudian jantungnya secara perlahan akan berhenti dalam waktu 15 menit. Secara hukum, kita harus menunggu lagi lima menit untuk memastikan jantungnya benar-benar berhenti," tambah dia.

"Setelah itu, kita bisa mengambil jantungnya dan menaruhnya di dalam konsol yang bisa dihubungkan dengan aliran darah ke jantung yang menyalurkan oksigen," paparnya.

"Secara perlahan, jantungnya akan berdetak lagi. Kami bisa juga memberikan cairan yang bisa mencegah kerusakan jantung karena tidak adanya oksigen," kata Graham.

Profesor Graham mengatakan, cairan bisa mengurangi kerusakan pada jantung, membuatnya lebih tahan untuk dicangkokkan dan meningkatkan fungsi jantung ketika dihidupkan kembali.

"Jadi, dua hal ini (konsol dan cairan) merupakan kombinasi yang sangat bagus, memungkinkan pencangkokan jantung yang sudah berhenti berdetak. Sebelumnya, hal ini tidak pernah terjadi." papar Graham lagi.

Profesor Graham mengatakan, pencangkokan pertama dilakukan terhadap seorang pasien wanita asal Sydney berusia 57 tahun, Michelle Gribilas, yang dilakukan tiga bulan lalu.

"Jantung pertama yang kami gunakan pada awalnya kelihatan sangat buruk, tidak berdetak sama sekali," Graham menjelaskan.

"Pada saat jantung itu sampai di Rumah Sakit St Vincent dari tempat asal pasien donor, jantungnya terlihat lebih bagus. Ketika sudah berhasil dicangkokkan, jantung terlihat lebih bagus lagi," ujar dia.

"Beberapa hari setelah operasi, kami melakukan pengecekan dan semua fungsi jantung normal. Tidak ada bukti adanya kerusakan jaringan," lanjut dia.

Kemudian, mereka melakukan pencangkokan kedua terhadap Jan Damen, seorang pria berusia 44 tahun.

Profesor Graham mengatakan, teknik ini membuka opsi bagi pencangkokan jantung di banyak negara di mana definisi seseorang dinyatakan meninggal adalah kematian otak, bukan kematian jantung.

"Di negara-negara ini, mereka tidak bisa melakukan pencangkokan jantung. Sekarang membuka kesempatan di Jepang, Vietnam, atau di tempat lain di mana definisi mati adalah matinya jantungnya, bukan matinya otak," kata Profesor Graham.

sumber

Satu Tiket Garuda Kelas Ekonomi Bonus Menginap Semalam di Hotel

Written By Admin on Friday, October 24, 2014 | 10:44 PM

PT Garuda Indonesia terus memberikan pelayanan-pelayanan yang nyaman serta menarik bagi pelanggan maupun masyarakat umum, seperti menawarkan program-program berupa paket.

‎General Manager PT Garuda Indonesia Kantor Cabang Bandung, Ardy Protoni Doda, ‎mengatakan, program paket-paket sebagai salah satu untuk meningkatkan pelayanan serta memberikan pilihan kepada pelanggan atau masyarakat umum.

Saat ini, Garuda Kantor Cabang Bandung memiliki program paket seperti terbang langsung dari Bandung-Denpasar setiap pembelian 1 tiket economy class IDR 1.900.000 nett, bisa mendapatkan langsung "1 free night hotel" di Bali.

Selain itu, ada paket Asia Pasific Downhill Challenge untuk tanggal 7-9 November 2014 di Klungkung Bali dengan harga paket 6 hari 5 malam IDR 6.350.000. Harga paket sudah termasuk tiket pesawat economy class Bandung-Denpasar-Bandung, menginap di Hotel Ibis Kuta, dan transport.

"Paket-paket ini diharapkan bisa memberikan pelayanan lebih Garuda sekaligus memberikan alternatif pilihan wisata bagi pelanggan atau masyarakat umum," katanya disela-sela acara Pers Conference "Penerbangan Garuda Ke Denpasar dari Bandung Lebih Pagi" di Grand Preanger, Rabu (22/10).

Paket tak kalah menariknya yang ditawarkan Garuda adalah Garuda Gowes to Bali (Kintamani-Taro-Kedewatan/Ubud) harga paket IDR 2.445.000 nett. Harga tersebut sudah termasuk tiket pesawat Bandung-Denpasar-Bandung, menginap di hotel 3 hari 2 malam, free sport equipment 23kg, dan free bagasi 20kg.

Serta paket Photography Hunting IDR 2.650.000 dan Banyuwangi Festival dengan harga yang sama. Kedua paket ini sudah termasuk tiket pesawat dan hotel.

sumber

Even Kopi Skala Internasional Bakal Digelar di Gedung Mohammad Toha



The 1st Bandung Coffee Festival akan digelar pada 5-6 November 2014. Helaran yang diselenggarakan oleh Dinas Perkebunan, Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Bandung bekerja sama dengan Morning Glory Coffee Academy ini diharapkan menjadi jembatan bertemunya petani dan pembeli kopi dari seluruh dunia.

"Kabupaten Bandung memiliki indikasi geografis untuk tanaman kopi arabika terbesar di Jabar. Namun masih banyak lahan yang belum dimanfaatkan. Dari sudut pandang regulasi, bertemunya buyer langsung dengan petani juga menimbulkan kecemasan tentang harga kopi yang cenderung akan menekan harga di tingkat petani. Oleh karena itu, dirasa perlu diadakan sebuah event berskala internasional yang dapat menjadi jembatan bertemunya petani dan pembeli kopi dari seluruh dunia," ujar Kepala Dinas Perkebunan, Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Bandung, Tisna Umaran, dalam konferensi pers di Morning Glory Cafe, Jalan Sutami, Kamis (23/10/2014).

Bandung Coffee Festival 2014 rencananya akan digelar di Gedung Moh. Toha, Kompleks PemKab Bandung selama dua hari mulai pukul 09.00- 17.00 WIB. Festival ini akan diisi banyak acara seperti lelang kopi, barista championship, coffee competition, coffee exhibition, coffee workshops serta launching 7 Wonders of West Java Coffee.

sumber

Di Garut Insentif Ketua RT Rp 600 Ribu, Ketua RW Rp 1,2 juta


Bupati Garut Rudy Gunawan mengatakan pada 2015, setiap ketua RT akan mendapat insentif sebesar Rp 600 ribu per tahun. Sedangkan, ketua RW mendapat insentif Rp 1,2 juta per tahun. Pembayaran insentif ini, katanya, akan diatur dalam peraturan bupati.

"Itu belum termasuk dana pembangunan infrastruktur, yakni Rp 2 juta untuk setiap RT dan Rp 4 juta untuk setiap RW. Insentif ini sama dengan yang ada di Kabupaten Cianjur dan Ciamis. Saya yakin mencukupi dari APBD," kata Bupati, Jumat (24/10/2014).

Bupati mengatakan kepala desa akan mendapat kenaikan gaji sebesar Rp 250 ribu pada 2016. Sedangkan, gaji kepala urusan desa naik dari Rp 400 ribu jadi Rp 1 juta. Kenaikan gaji untuk kepala urusan ini sebagai upayanya dalam menyamakan gaji kepala urusan dengan upah minimum regional (UMR) Kabupaten Garut.

"Sesuai dengan UU tentang Desa, upaya ini kami lakukan untuk meningkatkan kinerja mereka. Semua yang berkaitan dengan UU tentang Desa, akan kami laksanakan. Nanti desa bisa terima dana dari pemerintah pusat, provinsi, atau kabupaten," katanya.

sumber
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Metro Bandung - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger